laporan pratikum fotosintesis hydrilla

Standar

Laporan Pratikum

“ Fotosintesis Hydrilla”

Disusun OLEH:

Putri Istiqomah                   (A1G010054)

Agung Setia Budi               (A1G010064)

Laila Julianti                        (A1G010074)

Ade Noftar                          (A1G009054)

Dosen Pembimbing :

Dr. Hj. Endang Widi Winarni, M.pd.

 

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS BENGKULU

2011


  1. I.        Tujuan Kegiatan
  • Mengidentifikasi cara tumbuhan hijau membuat makanan
  • Membuktikan bahwa fotosintesis
  • Mengamati bahwa cahaya langsung mempengaruhi jumlah gas yang dihasilkan
  1. II.     Alat Dan Bahan
    1. Botol minuman bekas yang bening
    2. Pipa / selang bening
    3. Air
    4. Tumbuhan air misalnya hydrilla
    5. Plastisin
    6. stopwatch

III.Langkah – langkah kegiatan

  1. Buatlah lubang pada tutup botol bening tersebut
  2. Masukan hydrilla kedalam pipa bening tsedikit, kemudian masukan kedalam botol bekas bening tadi dan diisi air
  3. Pastikan air berada dan tertahan di tengah-tengah selang
  4. Tutup celah-celah botol dan ujung pipa bagian luar tadi dengan plastisin.
  5. Hitunglah gelembung udara dari rumbuhan Hydrilla pada pagi hari , siang hari, sore, malam.

IV.Hasil Pengamatan

v  Tabel pengamatan 1

Waktu (dalam 1 menit)

Jumlah gelembung

Sabtu (08.00 wib)

23

Sabtu (11.00 wib)

47

Sabtu ( 16.00 wib)

43

v  Tabel pengamatan 2

Waktu ( dalam 1 menit)

Jumlah gelembung

Minggu ( 08.00 wib)

30

Minggu (11.00 wib)

76

Minggu ( 16.00 wib)

54

Dari hasil pengamatan dapat diketahui bahwa jumlah gelembung pada pagi hari lebih sedikit dari siang dan sore karena cahaya matahari belum terlalu terang kemudian jumlah gelembumg paling banyak pada siang hari karena cahaya matahari yang terang sehingga gelembung menjadi banyak keluar.

Perbedaan gelembung pada hari sabtu dan minggu berbeda karena pada hari sabtu cuaca tidak terlalu panas atau berawan bahkan pada siang hari terjadi hujan tapi pada sore hari cuaca sudah tidak ujan lagi melainkan berawan sedangkn pada hari minggu cuaca cerah itulah yang menyebabkan perbedaan gelembung pada hari sabtu dan minggu.

Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa Cahaya matahari langsung intensitasnya lebih tinggi dari pada yang tidak langsung. Hal ini akan memepengaruhi jumlah gelembung gas yang dihasilkan pada fotosintesis tumbuhan Hydrilla. Kegiatan fotosintesis dapat diukur dengan menghitung jumlah gelembung gas yang dihasilkan dari bagian tumbuhan. Dari pengukuran banyaknya gas yang dihasilkan akan terlihat bahwa laju produksi gas meningkat bila intensitas cahaya meningkat.

Gelembung gas yang dihasilkan pada peristiwa fotosintesis adalah oksigen. Selain cahaya matahari, cahaya lampu, dan cahaya warna tertentu dapat merangsang dihasilkannya gelembung gas. Warna nila dan merah dari cahaya lampu dapat mempercepat penghasilan gas. Oleh karena itu, umumnya akuarium dilengkapi dengan lampu ungu agar tumbuhan didalamnya menghasilkan gelembung gas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s